Pages

Rabu, 11 Agustus 2010

CUKUP SITI NURBAYA


Cinta itu meliputi 2 hati, 2 rasa, 2 manusia. Cinta tidak mengenal siapa, apa, dan dimana. Cinta tidak memilih akan jatuh kemana.
Sungguh tidak terpikir di otakku, kemana hati para ortu yang memaksakan kehendak mereka pada anak2 mereka. Dijodohkan, dinikahkan, hanya dengan berbagai macam alasan.
Seperti biasa para ortu akan selalu membenarkan sikap mereka, dengan sok kuasa akan berkata bahwa itu yang terbaik untuk anak mereka.
Pernahkah mereka merasakan hati sang anak, apalagi jika dia sudah mempunyai sebuah cinta? Sikap mereka tidak hanya menyakiti anak mereka tapi juga menyakiti hati seseorang yang mencintainya.
"Nanti juga mereka akan saling mencintai" kalimat itu pasti yang keluar dari mulut mereka. Emang sich bisa juga benar, tapi jika tidak, malah akan menimbulkan perceraian.

Wahai para ortu, hargailah cinta yang ada, jangan pisahkan 2 hati yang ingin menjadi satu. Toh mereka sudah dewasa, mereka tahu ujung jalan mereka nanti akan seperti apa dan mereka tentu siap segala resikonya. Mereka yang lebih tahu apa yang terbaik untuk mereka karena mereka sendiri yang menjalaninya. Jangan biarkan air mata anakmu menetes karena menangisi cintanya yang telah kau renggut.
Cinta yang timbul dari hati yang tulus tanpa pamrih akan sulit untuk dilupakan. Cukup Siti Nurbaya yang merasakan kekejaman cinta. Jangan sampai ini terjadi pada keluarga yang kalian cintai dirumah.
Aku cuma ingin sharing dengan kalian karena saat ini didekatku ada seorang sahabat yang mengalaminya. Segala pedih perasaannya bisa aku rasakan. Aku cuma tidak ingin ada seseorang yang juga mengalaminya. Karena segala kehidupan kita seperti terenggut dan tak ada kebahagiaan lagi, langit berasa runtuh. Cuma cinta sejatinya yang selalu ada dan bersinar di hati. Selalu berdoa dan berharap menemukan jalan keluar untuk bisa bersatu lagi dengan cintanya.
Ah...si Dinda lebay, itu hak kamu untuk berkomentar, tapi...ada yang nyata disini, didepan mataku dan aku berharap semua yang terbaik untuknya dan cinta sejatinya.

10 komentar:

yanuar catur rastafara mengatakan...

waduh,, udah nggak jaman yo siti nurbaya ini
nggak gaul tuh ortu
hahahaha

Elvindinata mengatakan...

lakukan apapun demi cinta,,hihihi. Cukup datuk maringgi,,!! hehe

2012 mengatakan...

waw..... cinta emang segalanya...
ckckckckckck

vini vidi vucinic mengatakan...

Setahu saya Islam tidak pernah mengajarkan berpacaran. Muslim boleh meminang muslimah & sebaliknya. Muslimah yang sedang dipinang seorang muslim haram dipinang muslim yang lain sampai sang muslimah memberikan jawaban. Orang tua berhak menjodohkan putrinya (gadis) dengan persetujuannya. Apa tandanya : DIAM.

brijakartaveteran mengatakan...

Cinta haruslah lahir dari hati yang tulus dan bukan berdasarkan paksaan dari siapapun bukan juga paksaan dari orang tua.

windflowers mengatakan...

inilah pilihan hidup..kadang sesuatu yg kita anggap bukan yg terbaik, malah sebaliknya..sedangkan sesuatu yg kita anggap terbaik, ternyata tidak...sebelum melangkah, yakinkan dulu hati dan pikiran, agar kita memang mantap untuk tidak sepaham dengan orang tua yg akan menjodohkan, dan menunjukkan pada orang tua, bhw langkah kita memang sudah benar dan memang terbaik umtuk kita..
met siang dinda...:)

Dhanang Arfian's Blog mengatakan...

Wah..... udah gak zaman nih sekarang...
payah dah kalo gitu. Kalo aq pastinya akan memberontak.. hehehe....

salam kenal.... tukeran link yuk mbak.. saya harapkita bisa menjadi teman ngeblog yang baik.. hehehe....

My blog http://dhanang.net/

safrudin mengatakan...

Betul tuch cukup Siti Nurbaya saja kalau dijodohkan

Dangsulaeman mengatakan...

Hai,
saya sudah follow blog ini (follower no. 108, namanya Dangsulaeman)

please follow balik balik ya di bolehngeblog

Trims

D3nBa9as mengatakan...

Cinta sejati yang selalu ada dan bersinar di hati ===>> Nice word.

Salam kenal. Berkunjung sekalian silaturahmi.


Salam.

Poskan Komentar