Cinta tak bisa dipaksa, taukah kalian? Ungkapan yang klise, mudah untuk dipahami. Tapi ternyata untuk sebagian orang sangat sulit memahaminya. Itulah yang terjadi padaku belakangan ini.
Hanya karena atas nama cinta, seseorang bisa gila karenanya. Hanya karena cinta di tolak, seseorang bisa menjadi psikopat. Melakukan hal2 yang mengerikan, main teror.
Sungguh tak pernah terbayangkan di otakku, kalo aku akan mengalaminya. Diteror oleh seseorang yang mengaku cinta padaku. Bukankah jika kita mencintai seseorang maka kita akan berusaha menjaganya, membahagiakannya, bukan malah menyakitinya?
Tidurku jadi tidak nyenyak, pikiran jadi terbagi gak bisa konsen kerja, selalu diliputi rasa takut, jadi paranoid dadakan.
Bayangkan, selalu mendapat sms2 ancaman, namaku dijelek2an dimana2 (lingkungan rumah, diantara teman2ku, lingkungan keluarga), dihadang di pinggir jalan, dimaki2 di telp, teror waktu di kantor, hingga sampai kekerasan fisik.
Alhamdulillah aku punya teman2 yang baik, yang selalu support diriku, aku punya bos yang baik yang tidak terpancing dengan situasi ini.
Ingin sekali aku melaporkannya ke polisi, tapi karena menjaga nama baik keluarga maka aku cuma bisa mendiamkannya, dengan harapan dia akan sadar dan berhenti.
Yang lebih menyakitkan hati, orang tuaku sendiri malah memaafkan orang tersebut, dan berusaha mendamaikan aku dengan dirinya.
Kenapa harus berdamai? Sudah 1th dia melakukan teror itu padaku, dan tidak pernah ada kata maaf atau kesadaran dari dirinya.
Berbicara baik2 dengan kepala dingin antar keluarga juga sudah di tempuh, yang jawabnya tetap sama: Cinta Tak Bisa dipaksa, jadi terimalah dengan hati yang ikhlas.
Bagai berbicara dengan tembok batu, dia tak bergeming dengan pendiriannya. Dasar orang gila! Aku selalu menyebutnya begitu. Cuma itu sebutan yang pantas untuk orang yang tidak punya hati seperti dia.
Saat ini aku cuma bisa berdoa dan berharap Tuhan beri yang terbaik untukku. Mungkin ini pelajaran bagiku agar aku lebih tau tentang sifat manusia, sehingga aku bisa belajar menjadi manusia dan hamba-Nya yang baik.
Jika kalian jadi aku, apakah yang akan kalian lakukan? Mohon masukannya agar aku bisa mengambil jalan terbaik untuk semua pihak yang terlibat.
Terima kasih kalian mau dengarkan ceritaku...
GBU all....
Selasa, 09 November 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

10 komentar:
Cinta memang tidak bisa dipaksakan ...!
btw sabar dan selalu berdoa, semoga saja masalah ini dapat terselesaikan dengan baik, salam.
Duh, kasihan banget sih Non, dicintai sama orang yang 'gila' kayak gitu...
Sepertinya sudah berbagai cara dilakukan ya, berdo'a dan tetap waspada, jangan sampai sendirian...
Kalau cinta di tolak dukun bertindah lebih parah lagi ya heheh.
berarti dia ga benar2 mencintaimu sob.. cuek saja, lama2 dia jg bosan..
Berat...terror sama sekali bukan bentuk cinta. Cinta juga tidak sama dengan memiliki. So, jalan satu2nya adalah menghindar. Bagaimanapun caranya. Ingat, Indonesia punya hukum atas perbuatan yang tidak menyenangkan. Mungkin bisa dijadikan tindakkan akhir...nice share!
Kunjungan perdana sekalian followed!
sabar y bu
sabar dan tetap semangat !
Minta bantuan Sumanto az....
Mgkn awalnya emg cinta, tp cinta tak hrus memiliki. Dan hal spt itu mnurutku bukanlah cinta melainkan obsesi dan nafsu.
Hal paling sederhana yg dpt dilakukn adlh ttp berdoa mudah2n dy dberi ksadaran. Dan mdah2n qt mndptkn hal yg trbaik. GBU.
sebenarnya cinta atau benci itu gk jauh berbeda,,,, ingtlh kt2 ini " Jgn lh kmu mencintai ssorang scr brlebihan krn mngkin suatu saat psti bs kmu benci bgitu jg sbliknya, Jgn lh membenci ssorang scr brlebihan suatu saat psti bs kmu cintai ". btw, prcy atau tidak psti akn kwn2 smua alami !!!!
Poskan Komentar