Postingan

Menampilkan postingan dengan label cinta

Habis Gelap Terbitlah Terang

Gambar
Aku berdiri diatas gedung tertinggi Mataku menatap langit diatasku ternyata masih tak terjangkau oleh tanganku Lalu kusapukan pandangan disekitarku terasa luas...indah... Kucoba menunduk ke bawah ah...semua begitu kecil Kupejamkan mataku...ku kosongkan pikiranku...ku rentangkan kedua tanganku bisakah aku terbang tanpa rasa takut? Nyaliku menjadi ciut...senyumku menjadi kecut aku tidak punya keberanian Ku mundurkan langkahku perlahan Apa yang sedang kupikirkan? Tuhan...apa yang kubawa saat KAU bertanya padaku nanti? Apa yang bisa aku banggakan dihadapan MU nanti? Ah...aku harus kuat... harus tegar... harus bisa jalani takdirku... harus... aku pasti bisa... " Dedicate to everyone who has ever experienced desperation to want to commit suicide"

27/12/09/00.00

Gambar
Sinar mata makin redup Detak jantung makin pelan Hembusan napas makin tersendat Langkah makin berat Entah sampai kapan mampu bertahan Impian indah membentang Raga yang ringkih tersenyum menggapai Tak peduli bisa atau tidak Karena sebuah sinar diujung sana selalu beri harapan...beri semangat Terasa hangat untuk jiwa yang kosong dan hati yang sepi Dialah lilin kecilku Walau selalu meraba antara semu ataukah abadi Tuhan...biarkan aku bahagia sejenak sebelum menghilang...

Aku dan Mereka

Gambar
Benarkah kau memilihku? aku bukan mawar yang indah merekah ditaman bukan juga melati yang mengharumkan indera penciuman Yakinkah kau padaku? aku bukan “mereka” yang bisa membuatmu terpana bukan juga “mereka” yang bisa membuatmu terkesima Mulutku terdiam telingaku mendengarkan hatiku menahan beban saat kau selalu berucap tentang “mereka” Bagiku cinta adalah 2 hati yang saling mengerti saling menerima tanpa perlu merubahnya tanpa perlu membandingkannya Aku mencintaimu dengan sederhana dan aku ingin kaupun demikian cukup mengerti…pahami…bahasa hatiku dan terima segala keterbatasanku Aku bukan “mereka” Dan gak akan menjadi “mereka” jangan rubah itu aku adalah aku

Suara Itu

Gambar
Suara itu selalu membawaku tertawa lepas walau terdengar berisik ditelingaku tetapi mampu menghilangkan semua kesedihan dihati alunan yang tak berirama tetapi indah bila diterjemahkan... Kini suara itu tak terdengar lagi mungkin suara itu bosan selalu berceloteh untukku mungkin suara itu takut akan hukum karma karena selalu menemaniku mungkin suara itu telah menemukan tempat lain yang lebih nyaman untuknya bersuara... Suara itu bebas bersuara dimanapun karena bukan milikku tapi kenapa aku tidak sadar hal itu? kenapa aku selalu menunggunya untuk bersuara lagi ditelingaku? kenapa aku berharap ada bintang jatuh lalu bisa make a wish untuknya?... Aku benar2 manusia kejam tak merasa bersalah karena mengharapkan suara itu padahal ada suara lain ditelingaku dejavu... karena itu aku tetap tak bergeming untuk dampingi suara itu dari tempatku berpijak

Bahasa Hati

Gambar
Ada begitu banyak pohon disekitarku yang menawarkan keteduhan. Tapi aku memilih 1 pohon yang terkecil dan tersembunyi di antara pohon lainnya. Pohon itu meneduhkan di hati dan jiwa, mengisi ruang2 kosong yang belum terjamah. Aku terus berusaha memberinya air dari napasku, memberinya pupuk dari aliran darahku, agar dia tumbuh menjadi besar dan menjulang kuat tak tergoyahkan oleh apapun.