Republik Hoax
Alkisah di suatu masa, dan suatu tempat, dimana manusianya bukan manusia, dan ceritanya bukan cerita. Dimana orang menerima saja berita tanpa diperiksa. Jangan protes, jangan kritik, jangan bertanya, sebab engkau akan dikira merencana makar. Terima saja semuanya, sebab bila tidak maka engkau dianggap berbahaya. Disana penguasa serba benar dan rakyatnya pasti salah. Cabai naik salahnya rakyat, kenapa tak menanam sendiri. Bahan bakar naik, maka jangan dipakai itu solusinya Di republik itu, yang menista agama melenggang saja, sementara yang tak melakukan apa-apa tiba-tiba menyandang gelar tersangka. Di republik itu hukum sudah tiada. Mereka yang teriak cinta negara, adalah yang paling banyak menjual badan usaha milik negara. Mereka yang teriak paling nasionalis, justru yang getol menjual negara. Komunisme dibiarkan subur, memaki agama disilahkan, asal jangan mengganggu dan mengkritik penguasa. Tetapi pembawa lafadz tauhid langsung diperiksa, alasannya dia berbahaya. Atas ...