Postingan

Menampilkan postingan dengan label isi hati

Menyapamu Lewat Doa

Gambar
Wahai kamu ujung hatiku, apa kabar? Sudah lama ya kita tidak bertegur sapa? Padahal aku selalu merangkai namamu dalam sajak-sajak ku. Andaikan kamu tahu, betapa aku merindu dirimu dari fajar hingga senja, yang sempat selalu nyata di sampingku tanpa bosan. Aku merindu tatapanmu yang terasa begitu lama dan mendalam, yang sempat membuatku kesulitan bernafas dan berkata: ya, aku rindu padamu hingga rasanya sulit menahan pedih yang tercipta. Bagaimana denganmu? apakah kamu juga sama, merindu seperti ini? Mungkin iya, tetapi pasti bukan merindukanku, melainkan merindukan hati yang lain. Walaupun sebenarnya aku berharap kamu juga merindukanku. Kamu tahu say ? Walau kini kamu melihat dan mendamba hati yang lain, meski semua manusia memerintahkan hatiku untuk menghapus namamu, aku tidak akan pernah mengurangi sedikitpun kadar cinta dan perhatian yang selalu tercurahkan untukmu. Aku akan selalu mengusahakan bahagia hadir dalam hidupmu. Meskipun aku harus membunuh rasa bahagiaku sendi...

Terasing di Sudut Malam

Gambar
Tak ada kata Hanya hembusan kelelahan Mencari jawaban pada lembaran kertas hitam Hanya kekosongan belaka Jalan kita telah terputus sebelum dilalui Tak ada warna yang tergores Berharap menghilang tuk jauhkan angan Tak ada lagi kita antara kau dan aku

Dear Hati

Gambar
Dear hati... Kenapa aku menjadi sangat bodoh? Mencoba tidak peduli dengannya, tetapi ternyata masih saja berharap semua bisa berubah Apa yang sudah aku lakukan? Harusnya aku berjalan lurus tanpa menoleh ke belakang lagi, harusnya aku membakar semua ingatan ini, harusnya..... (dengan 1000 alasan lainnya) Apa yang aku harapkan darinya? dari awal dia sudah mengatakan bahwa dia tidak sempurna, lalu kenapa dengan ketidaksempurnaannya itu aku malah ingin dia menjadi sempurna untukku Aku berpikir manusia bisa belajar untuk menjadi sempurna dari kesalahan dimasa lalu Ternyata dia tidak bisa walau dia sudah berjanji

Sang Legenda

Gambar
Saat jiwa tak lagi mampu meniti hari, datang sosok legenda yang menguatkan Walau tak menjamah, tapi mampu menghapus air mata Syair-syair yang meneduhkan amarah, sajak-sajak yang mengikis luka Tuan... kehadiranmu mengukir makna Aku yang terjatuh dari langit, mencoba bangkit Setiap kali tertatih, ceria mu menopang rasa lelahku... PS: dedicate to Anarki Biru , makasih..... ^_^

Akhir Sebuah Cerita

Gambar
Kamu adalah sebuah nama yang selalu kutuliskan, sedang aku hanyalah sebuah nama yang tak kunjung kau baca Bebunyian kini kerontang di tengah cuaca terik Tak ada lagi benua yang tengahnya ada danau bernama cinta Setiap siluet lagu memburu si pendiam agar bersuara, dengan apa saja tentang yang tak bisa di jangkau nalar Dan saat kau membaca ini... maaf, aku sudah pergi

Inilah Aku, Perempuan Yang Kau Pilih

Gambar
Perempuan itu seni, seperti puisi,  indah dinikmati tetapi sulit dipahami Perempuan bukan tentang apa yang dia ucapkan,  tetapi tentang yang tak terucapkan olehnya Karena dia adalah makhluk yang paling fasih melipat hati Aku perempuan Hatiku mudah tergores, tangisku gampang pecah, aku pandai memendam perasaan Melewati batas hari diantara gelap dan setengah lelap Menanti pertemuan layak yang masih dipisah jarak Rindu ini lebih menakutkan daripada kelihatannya, dan juga lebih menyakitkan daripada biasanya Sungguh... jika kau tahu Tapi kau tak pernah tahu...

Sendiri Dulu

Gambar
Kali ini, kamu yang menunjukkan bagaimana rasanya ditemukan Tetapi tetap biarkan aku sedikit acuh, agar aku tahu siapa yang benar-benar mencari, agar kamu tahu sejauh apa aku memelihara sabar, agar kita tahu cara Allah memuarakan doa, agar kita tahu kenapa kita harus menangguhkan temu, agar kita tahu rasanya ditemukan dengan cara sebaik-baiknya. Terimakasih kamu tetap mencariku...

Elegiku

Gambar
Ada jarak yang memang tak seberapa jika diukur secara nyata. Tapi, jika aku harus menempuhnya dengan balutan kecewa, maka itulah sejauh-jauhnya jarak antara aku dan kamu. Kita sama-sama tahu bahwa cinta tidak harus memiliki. Kita pun sadar bahwa tidak semua harapan harus terwujud. Kita juga telah sepakat bahwa apa yang Allah tuliskan itulah yang terbaik. Allah Maha Tahu, sedang kita tidak tahu. Lalu, mengapa kita harus bersedih?

Tentang Kita

Gambar
Aku dan kamu ibarat sebuah buku Kita masih menjadi tokoh dalam cerita yang berbeda Masih berada di rak buku yang dipisahkan jarak Masih diletakkan dalam perpustakaan yang berseberangan Masih bersanding dengan dunia masing-masing Lalu pada akhirnya nanti... kita dipertemukan, diceritakan, diabadikan, dalam satu tulisan yang sama

Bertahan Dalam LDR

Gambar
Malam ini langit terang Bulan dan bintang bermain bersama Angin semilir menghangatkan raga Semua mata berbinar bahagia Tetapi... Disudut yang tersembunyi, ada wajah yang bersedih Ternyata sedang meratapi cintanya yang menyedihkan Rasa rindu yang tersampaikan, pada pujaan hati yang terpisahkan Jarak, langit, bumi tak tertembus olehnya

Sendiri Rasai Diri

Gambar
Kosong... Seperti angka nol yang hanya berputar tanpa jalan keluar Hampa... Seperti padang pasir yang rindukan air Sunyi... Seperti jalanan tanpa kendaraan Aku harus bagaimana hadapi hati ini? Kamu terkadang begitu paham, terkadang tidak mengenal Masih disini tak bergeming, sementara sang waktu telah menyempit Perlahan terhimpit oleh rasa yang semakin menyekik

Diriku Bukan Diriku

Gambar
Apa yang kulihat di cermin? Wajah letih... Tatapan kosong... Tiada Senyum... Sungguh aku tidak mengenalnya! Apa yang terjadi denganku? Kenapa ada bayangan gelap di cermin itu? Hanya kehampaan yang ada Berkaca pada air mata Tak ada lagi semangat, yang ada hanya kelayuan diri

Rindu Ibu

Gambar
Saat diriku menangis pertama kali ke dunia, tak kulihat senyum diwajahmu saat melihatku. Dari bibirmu malah keluar kata2 gerutuan kenapa diriku lahir di tengah malam, disaat dirimu terbuai dalam hangatnya ranjang. Saat diriku yang masih lemah menangis kehausan meminta belas kasihmu yang ingin meminum susu dari putingmu, engkau malah memberiku susu dari botol bayi. Saat badan mungilku ingin merasakan hangat pelukanmu serta gendonganmu, engkau memberikanku pada nenek agar mengasuhku hingga aku dewasa. Ibu... dari bayi diriku tak bisa merasakan kasih sayangmu. Sampai diriku dewasapun engkau masih menjaga jarak denganku. Ada apa denganku? Aku buah cintamu yang engkau lahirkan dari rahimmu, tapi kenapa sikapmu seperti mengatakan bahwa engkau tidak pernah menghendaki keberadaanku.

Kado Terindah

Gambar
Malam pekat Dingin tak bersahabat Hening sunyi dan aku terjaga diantaranya Kenapa setan selalu menghampiri disaat aku sendiri? Menjejaliku dengan berbagai suku kata Aku bingung mengartikannya Sudah...jangan ganggu aku

Suara Itu

Gambar
Suara itu selalu membawaku tertawa lepas walau terdengar berisik ditelingaku tetapi mampu menghilangkan semua kesedihan dihati alunan yang tak berirama tetapi indah bila diterjemahkan... Kini suara itu tak terdengar lagi mungkin suara itu bosan selalu berceloteh untukku mungkin suara itu takut akan hukum karma karena selalu menemaniku mungkin suara itu telah menemukan tempat lain yang lebih nyaman untuknya bersuara... Suara itu bebas bersuara dimanapun karena bukan milikku tapi kenapa aku tidak sadar hal itu? kenapa aku selalu menunggunya untuk bersuara lagi ditelingaku? kenapa aku berharap ada bintang jatuh lalu bisa make a wish untuknya?... Aku benar2 manusia kejam tak merasa bersalah karena mengharapkan suara itu padahal ada suara lain ditelingaku dejavu... karena itu aku tetap tak bergeming untuk dampingi suara itu dari tempatku berpijak

Bermain Dalam Bayangan

Gambar
Teman..... pernahkah kau tak bisa bedakan antara kenyataan dan alam maya? bisakah kau berdiri diantara dua sisi yang saling bertolak belakang? Teman..... aku selalu silau dengan sinar dihadapanku hingga memilih bersembunyi di kemayaan aku takut dengan kenyataan yang kadang tak sesuai harapan Teman..... dia berada di ujung sana menungguku datang tangannya sudah terbentang senyumnya sedah terkembang terasa hangat dan nyaman di hatiku yang gersang Teman..... aku ingin berlari ke arahnya cepat dan segera tapi kakiku tersendat oleh kenyataan dihadapanku aku bimbang aku ragu aku takut aku resah aku gelisah Teman...... akankah dia menerima kondisiku yang sebenarnya? sosok yang mungkin tak pernah dia bayangkan aku........