Menunggu Mati
Kau beri nama aku Puisi Tapi nyatanya aku tak seindah itu Malah engkau benamkan luka di hati yang merajam kejam Luruh lentak diam tak bertepi Gemetar syairnya tak tuntas Bait-baitnya tergores darah Duduk bertepi tak tergerak Napas tersesak sembul tersirak Menanti persinggahan hadir dalam kata dan tanda Diam mengandung makna Telah kusaksikan ratusan kematian di sini Anak kecil yang beranjak remaja mati, pemuda dengan segudang cita-cita mati, ibu muda yang anaknya masih bergantung air susu padanya mati, dan aneka kematian lainnya Apakah itu membuatku ragu akan harapanku pada kematian? Apakah hidupku tidak lebih sakit dari pada sebuah kematian? Catatan ini berkisah tentang hidup, rindu, cinta, dosa, dan makna yang memberi arti Sebuah persembahan untuk yang mendamba cahaya...