Postingan

Menampilkan postingan dengan label nenek

Rindu Nenek

Gambar
Satu detik setelah mendengar kabar bahwa engkau telah tiada, dinding tegarku hancur. Tangisku pecah berkeping-keping. Air mataku meluap tidak menentu. Seluruh sendi runtuh dari kuatnya. Aku terjatuh mendekap luka, teramat berduka. Aku menjerit, tak sanggup menerima kehilangan seorang yang sangat aku cintai. Aku menangis, mencoba menarik seluruh kenangan yang ada untuk dibaca kembali, karena rindu tiba-tiba memberontak. Aku hampir berhenti bernafas, tak ingin melihat namamu tergores di atas batu nisan. Tapi... apalah daya. Sekeras apapun aku memaksakan diri untuk menemuimu, tak akan pernah terjadi bila memang takdirku hanya bisa mendoakanmu dari jauh. Sekeras apapun aku menginginkan sebuah pertemuan untuk melunaskan rindu akan sosokmu, tak akan pernah menjadi nyata sebuah pertemuan itu bila pusara ingin menyimpan teduhmu secepat itu. Engkau pergi diam-diam, meninggalkan cinta abadi dalam hati yang mencintaimu. Engkau pergi dalam diam, menghapus rasa sakitmu, membuang deritamu...