Postingan

Angel Of March

Gambar
Amellia... Sebuah hati yang terbentuk dari keangkuhan Nyawa yang dihembuskan saat azhan shubuh memanggil Amellia... Dirimu senantiasa sendiri Tangismu senantiasa mengiris hati

Crying Soul

Gambar
Aku bertanya pada manusia... Aku bertanya pada hati... Aku bertanya pada langit... Diam...hening...kebisuan... Ingin beranjak pergi menjauh... Menutup mata telinga dan hati... Menghapus semua memory... Gamang...ragu...masih berharap ada jalan... Tolong dengarkan... Tolong pahami... segala keegoisanku ada dasarnya... segala kemarahanku ada sebabnya...

Pohon Kecil & Sang Tanah: bisakah terus bersama?

Gambar
Diantara begitu banyaknya pepohonan, ada satu pohon yg merasa dirinya bukan seperti  pohon lainnya Dia begitu kecil, hampir tak terlihat ditengah pohon lain yang tumbuh menjulang. tapi dia begitu istimewa... bagi sang tanah. Sang tanah yang menopangnya, begitu setia merawatnya, mendampinginya. Sang tanah ingin si pohon kecil bisa tumbuh sejajar dengan pohon2 yang lain. Hingga waktupun berganti.... Kebersamaan sang tanah dengan si pohon kecil semakin erat, dan pohon kecilpun akhirnya bisa tumbuh sejajar dengan pohon2 lainnya. Tetapi sang tanah harus mendongak ke atas untuk bisa terus mendampinginya.

Angel Of April

Gambar
 My April... Aku cintai dan sayangi kamu dengan sepenuh hati. Walau keberadaan dirimu dilliputi tanda tanya. Aku cuma bisa tersenyum menjawabnya. "Biarlah si April kecil yang menjawabnya saat dia memahami kehidupan" My April... Saat tangan kecilmu menyentuh wajahku yang basah air mata,  saat senyuman manis tersungging di bibirmu hilangkan penatku,  saat gelak tawamu temani malam2ku, saat celoteh riangmu redamkan amarahku pada dunia, ada sejumput duka perih di relung hatiku yang terdalam. kenapa kau memilihku?

Ringkih

Gambar
Saat semua bermimpi indah aku terjaga Hening...sunyi...cuma suaraku sendiri yang ada Udara semakin dingin, hati semakin pedih Karma apa yang kujalani? Kenapa senyumku selalu pahit? Sendiri...jalani semua ini Langkah semakin pelan, napas semakin terengah Waktuku hampir tiba untuk menyerah Lilinku sudah padam Yang ada hanya kegelapan...air mata Kupejamkan mataku, kuhempaskan tubuhku Mencoba lupakan semua yang ada Cuma ada aku...dan diriku...

Senyum Mereka = Bahagia Kita

Gambar
Saat bangun dari tidur, aku melihat berita di televisi tentang seorang ibu yang menggorok bayinya sendiri yang masih berumur 2 minggu. Dia melakukannya karena alasan terhimpit masalah ekonomi. Tidak mampu menghidupi bayinya. Sungguh alasan yang tidak bisa dibenarkan. Kenapa tidak memberikan bayinya di panti asuhan atau pada orang lain yang tidak punya keturunan? Aku sering membaca di surat kabar atau di internet anak-anak korban perang, korban kekerasan orang tua, korban pelecehan seksual, dll. Sungguh tidak terbayangkan di kepalaku, kenapa mereka sanggup melakukannya pada anak-anak. Coba kita lihat wajah polos mereka, sorot mata mereka yang tanpa dosa, senyum dan tawa mereka, celoteh riang mereka. Mereka sosok yang harus dilindungi dan dibahagiakan. Jangan biarkan senyum mereka hilang, jangan biarkan mereka hidup dalam ketakutan, jangan biarkan tangis mereka terdengar, jangan biarkan mereka merintih kesakitan karena ulah kita, orang yang lebih dewasa dari mereka, yang harusnya m...

Habis Gelap Terbitlah Terang

Gambar
Aku berdiri diatas gedung tertinggi Mataku menatap langit diatasku ternyata masih tak terjangkau oleh tanganku Lalu kusapukan pandangan disekitarku terasa luas...indah... Kucoba menunduk ke bawah ah...semua begitu kecil Kupejamkan mataku...ku kosongkan pikiranku...ku rentangkan kedua tanganku bisakah aku terbang tanpa rasa takut? Nyaliku menjadi ciut...senyumku menjadi kecut aku tidak punya keberanian Ku mundurkan langkahku perlahan Apa yang sedang kupikirkan? Tuhan...apa yang kubawa saat KAU bertanya padaku nanti? Apa yang bisa aku banggakan dihadapan MU nanti? Ah...aku harus kuat... harus tegar... harus bisa jalani takdirku... harus... aku pasti bisa... " Dedicate to everyone who has ever experienced desperation to want to commit suicide"

27/12/09/00.00

Gambar
Sinar mata makin redup Detak jantung makin pelan Hembusan napas makin tersendat Langkah makin berat Entah sampai kapan mampu bertahan Impian indah membentang Raga yang ringkih tersenyum menggapai Tak peduli bisa atau tidak Karena sebuah sinar diujung sana selalu beri harapan...beri semangat Terasa hangat untuk jiwa yang kosong dan hati yang sepi Dialah lilin kecilku Walau selalu meraba antara semu ataukah abadi Tuhan...biarkan aku bahagia sejenak sebelum menghilang...

Aku dan Mereka

Gambar
Benarkah kau memilihku? aku bukan mawar yang indah merekah ditaman bukan juga melati yang mengharumkan indera penciuman Yakinkah kau padaku? aku bukan “mereka” yang bisa membuatmu terpana bukan juga “mereka” yang bisa membuatmu terkesima Mulutku terdiam telingaku mendengarkan hatiku menahan beban saat kau selalu berucap tentang “mereka” Bagiku cinta adalah 2 hati yang saling mengerti saling menerima tanpa perlu merubahnya tanpa perlu membandingkannya Aku mencintaimu dengan sederhana dan aku ingin kaupun demikian cukup mengerti…pahami…bahasa hatiku dan terima segala keterbatasanku Aku bukan “mereka” Dan gak akan menjadi “mereka” jangan rubah itu aku adalah aku

Suara Itu

Gambar
Suara itu selalu membawaku tertawa lepas walau terdengar berisik ditelingaku tetapi mampu menghilangkan semua kesedihan dihati alunan yang tak berirama tetapi indah bila diterjemahkan... Kini suara itu tak terdengar lagi mungkin suara itu bosan selalu berceloteh untukku mungkin suara itu takut akan hukum karma karena selalu menemaniku mungkin suara itu telah menemukan tempat lain yang lebih nyaman untuknya bersuara... Suara itu bebas bersuara dimanapun karena bukan milikku tapi kenapa aku tidak sadar hal itu? kenapa aku selalu menunggunya untuk bersuara lagi ditelingaku? kenapa aku berharap ada bintang jatuh lalu bisa make a wish untuknya?... Aku benar2 manusia kejam tak merasa bersalah karena mengharapkan suara itu padahal ada suara lain ditelingaku dejavu... karena itu aku tetap tak bergeming untuk dampingi suara itu dari tempatku berpijak