Postingan

Menampilkan postingan dengan label children

Rindu Ibu

Gambar
Saat diriku menangis pertama kali ke dunia, tak kulihat senyum diwajahmu saat melihatku. Dari bibirmu malah keluar kata2 gerutuan kenapa diriku lahir di tengah malam, disaat dirimu terbuai dalam hangatnya ranjang. Saat diriku yang masih lemah menangis kehausan meminta belas kasihmu yang ingin meminum susu dari putingmu, engkau malah memberiku susu dari botol bayi. Saat badan mungilku ingin merasakan hangat pelukanmu serta gendonganmu, engkau memberikanku pada nenek agar mengasuhku hingga aku dewasa. Ibu... dari bayi diriku tak bisa merasakan kasih sayangmu. Sampai diriku dewasapun engkau masih menjaga jarak denganku. Ada apa denganku? Aku buah cintamu yang engkau lahirkan dari rahimmu, tapi kenapa sikapmu seperti mengatakan bahwa engkau tidak pernah menghendaki keberadaanku.

Senyum Mereka = Bahagia Kita

Gambar
Saat bangun dari tidur, aku melihat berita di televisi tentang seorang ibu yang menggorok bayinya sendiri yang masih berumur 2 minggu. Dia melakukannya karena alasan terhimpit masalah ekonomi. Tidak mampu menghidupi bayinya. Sungguh alasan yang tidak bisa dibenarkan. Kenapa tidak memberikan bayinya di panti asuhan atau pada orang lain yang tidak punya keturunan? Aku sering membaca di surat kabar atau di internet anak-anak korban perang, korban kekerasan orang tua, korban pelecehan seksual, dll. Sungguh tidak terbayangkan di kepalaku, kenapa mereka sanggup melakukannya pada anak-anak. Coba kita lihat wajah polos mereka, sorot mata mereka yang tanpa dosa, senyum dan tawa mereka, celoteh riang mereka. Mereka sosok yang harus dilindungi dan dibahagiakan. Jangan biarkan senyum mereka hilang, jangan biarkan mereka hidup dalam ketakutan, jangan biarkan tangis mereka terdengar, jangan biarkan mereka merintih kesakitan karena ulah kita, orang yang lebih dewasa dari mereka, yang harusnya m...