Ketika Paha dan Dada Wanita Lebih Murah Daripada Paha dan Dada Ayam


Ketika Paha dan Dada Wanita Lebih Murah Daripada Paha dan Dada Ayam

Ada yang bilang paha wanita ternyata lebih murah dari pada paha Ayam. Kok bisa? Ternyata ungkapan itu muncul dari kebiasaan para wanita yang suka pamer aurat di depan umum. Paha ayam bisa kita beli dengan harga sekitar 8.500-9.000 rupiah, dan dada ayam sekitar 11.500-12.500 di warung pinggir jalan. Sedangkan paha dan dada wanita gratis dilihat.

Banyak wanita yang memakai rok mini, baju mini, dan hot pants. Belum lagi baju dengan belahan dada terbuka. Bahkan ada istilah diantara para wanita yang suka tampil seksi ini, boleh dilihat atau dipandang asal jangan dipegang atau diraba.

Jika ada yang nyolek, maka mereka marah besar, atau tamparan dan kata kurang ajar pada yang nyolek. Padahal kasusnya sebenarnya hampir mirip seperti paha dan ada ayam goreng yang dilihat sama kucing, lapar atau tidak lapar pasti disikat.

Allah SWT berfirman:

يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ 

"Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkan–kepada keduanya–‘auratnya. Sesungguhnya, iblis dan golongannya bisa melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka" (Qs. Al-A’raf: 27).

Dan memang Iblis telah bersumpah:

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

"Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya" (Qs.Shaad:82).

Sumpah tersebut ternyata benar. Iblis berusaha menggoda manusia agar aurat mereka terbuka.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian"

Oleh karena itu para wanita yang masih belum menutup aurat, milikilah rasa malu kepada Rabb-mu. Tidakkah kalian tahu bahwa Allah SWT tidak pernah berhenti mengawasi kita hamba-Nya? Apakah belum sampai kepadamu kabar tentang balasan mengerikan yang Allah SWT janjikan bagi para wanita yang memamerkan auratnya di depan umum?

Marilah kita belajar bersama-sama untuk mematuhi perintah-Nya, terutama tentang aurat. Karena sesungguhnya seorang wanita dengan aurat tertutup itu lebih cantik daripada wanita yang mengumbar auratnya.

Seorang pria baik-baik, pasti akan memilih wanita baik-baik sebagai pasangannya. Begitu juga wanita baik-baik, pasti memilih pria baik-baik sebagai pasangannya. Nah, jika kalian para wanita masih mengumbar aurat dimuka umum, maka pria-pria sholeh tidak akan melirik kalian, malah sebaliknya para pria hidung belang, play boy, dan mata keranjang yang akan mendekati kalian dengan nafsunya (bukan cinta).

Allah SWT berfirman:

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

"Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian utk menutup auratmu, pakaian indah utk perhiasan, pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat" (QS. Al-A’raaf: 26)

Komentar

  1. Terlalu banyak makanan cepat saji bisa menyebabkan obesitas :D

    BalasHapus

Posting Komentar