Pena Hitamku
Seperti tertancap ribuan paku Terasa nyeri kepala Luar biasa sakit menembus otak Membuat terjerembab di ranjang Bukan sekedar sakit kepala Tetapi sakit yang merambat hingga ke jiwa Jika aku tertawa bahagia, sakit ini sirna Jika aku terdiam dalam sedih, sakit ini menyerang Senyumku telah hilang Yang tersisa hanya suasana tegang Tersudut aku dalam sakit ini Terpojok aku pada keadaan tak berdaya Hingga pada akhirnya... Aku ajak dirimu memanjat sebuah bukit Kamu harus siap untuk lelah, kataku Aku ajak dirimu berenang ke samudera Bukan sekedar gelombang dan air asin yang harus kamu rasakan Sebenarnya... aku ajak dirimu untuk mengerti aku