Postingan

Kejujuran Hati Tak Terbantahkan

Gambar
Dia: "Terbuat dari apa bahagia milikmu?" Aku: "Sebagian terbuat dari omong kosong, sebagian terbuat dari sisa-sisa kepasrahan, dan sebagian lainnya didapat dari orang lain yang tulus memberi” Dia: "Kenapa harus berasal dari omong kosong?" Aku: "Karena terkadang, orang-orang lebih suka hal menyenangkan tetapi bohong, daripada hal tidak menyenangkan padahal itu jujur" Hati, t iada kebohongan ada padanya Suara hati adalah suara nurani,  suara indah suara surgawi Tidak ada yang dapat membohongi suara hati, karena suara hati adalah suara yang paling suci Sekeras apapun kamu mengingkari,  serapat apapun kamu menutupi, suara hati tetaplah suara hati yang tidak dapat lari

Renungan Sepertiga Malam

Gambar
Ketika yang ku genggam akhirnya hilang, sudah pasti Allah tak berkenan Dan ketika yang ada kini datang lantas bertahan, sudah pasti Allah menginginkan Kamu adalah bunyi bait-baitku Kamulah warna syairku Ruh semua puisiku Piranti inspirasiku Dan kamulah kesadaran limpahan karunia Allah padaku Saat tiupan iman semakin kencang menerpa kalbu, hadirmu sulut tekad dunia akhiratku

Zikir Cinta

Gambar
Temaram malam hening disudut kalbu Mengingat-Mu dengan seluruh Aku bersujud kepada-Mu, kepada yang khaliq, kepada yang zat, kepada yang ghoib Dalam hembusan nafasku, kencangnya degup jantungku, jauhnya pandangan mataku Dalam indahnya pendengaranku, banyaknya ucapan-ucapan lidahku Dalam sempurnanya akalku, dalam yang tak terhingga, dan dalam yang tak terhitung

Dinda (Anarki Biru Say's)

Gambar
Dinda... Dimana kau tersenyum disitu kebahagiaan tercipta, malaikat pun tersipu jika kau tersenyum Dinda... Tak ada batasan untuk kau tersenyum, aku hanya satu dari orang-orang yang merindukan engkau tersenyum Dinda... Saat ini aku melihat senyummu, membaca kata tanpa suara dengan tersipu

Kata Tanpa Suara (Tembang Hati)

Gambar
Hujan tiada henti hari ini Seolah langit membaca kisahku Tetes air membasahi wajah ini Seolah ingin membalut hati yang sedang pilu Petir menggelegar dengan gagahnya Menantang amarah yang membara Duhai hujan... berhentilah sejenak aku memohon, agar aku bisa bernapas karena diri ini terlalu letih, memayungi jiwa yang sedang risau, risau pada seseorang yang jauh disana, disana didunia yang tak terjamah oleh angan, anganku yang mencoba terbang tinggi, tetapi terhempaskan begitu kuat olehnya Wajahmu di langit, aku tak bisa menatapnya Napasmu di udara, aku tenggelam Dunia meninggalkanku, matahari pun menghilang Aku tak bisa pergi, dan aku pun tak bisa tinggal

Sang Legenda

Gambar
Saat jiwa tak lagi mampu meniti hari, datang sosok legenda yang menguatkan Walau tak menjamah, tapi mampu menghapus air mata Syair-syair yang meneduhkan amarah, sajak-sajak yang mengikis luka Tuan... kehadiranmu mengukir makna Aku yang terjatuh dari langit, mencoba bangkit Setiap kali tertatih, ceria mu menopang rasa lelahku... PS: dedicate to Anarki Biru , makasih..... ^_^

Secarik Doa Merpati Yang Terluka

Gambar
Tertunduk rembulan di ujung malam, menatap gelap dalam kesunyian. Dingin menyelimuti kebekuan hati, yang terlarut di rintik hujan. Para penyair bersuara lantang, melagukan derita merpati yang terluka. Menatap jauh ke angkasa berharap kembali terbang jauh, meninggalkan secarik harapan yang tersisa. Ruang-ruang waktu seakan semakin membuat terluka, tanpa detik yang beriring. Perlahan berjalan dengan satu sayap terbalut tangis, menerobos keputus asaan atau berhenti sampai disini.

Ingat Dia

Gambar
Terakhir ku katakan padamu Jangan tangisi perpisahan ini Kau harus kuat Melepasku pergi dari hidupmu Kelak kau kan mengerti Mengapa semua ini harus terjadi Memang tak sejalan Dengan yang kau inginkan dan yang ku mau

Ini Hujanku

Gambar
Aku merangkai banyak hal dari setetes racun Seperti butiran embun dipermukaan daun Menceritakan banyak hal dari ratusan pantun Buang pedoman tuk tentukan mana buruk mana santun Meskipun jatuh dari angkasa partikel hydro meteor Sentuh bumi basahi jiwa Jadi air ini punya tujuan ketika turun Memberi harapan disetiap tetes mengalun Ini waktu yang tepat untuk kita bertemu Saat air langit menutup jejak rindu Basahmu redakan ragam letupan emosi yang terjebak Sejak langit lupa akan bumi saat hujan Apa kabarmu? Lesu roman bersinar di lidah yang kaku Bahagia mengalir dideras air yang turun Manyamarkan air mata yang telah lama mengalir

Terbunuh Sepi (Sajak Kegelapan)

Gambar
Aku berjalan sendiri dalam gelap, sendiri tanpa teman Aku menyusuri jalanan sepi Hanya suara angin malam yang terdengar Langkahku berhenti di pemakaman Berderet nisan yang kesepian Mereka sama sepertiku, kesepian...tak ada yang mendengar Hanya kegelapan malam yang mau jadi teman Jangan mencariku... Tempatku dideretan nisan ini Biarlah hati ini membatu, agar tak ada rasa sakit lagi Biarkan aku bersajak menghibur mereka, yang membeku ditanah basah ini Tempat dimana mereka dicampakkan dunia